Datangkan Dokter Spesialis Baru dan Kirim Tenaga Medis Fellowship, RSUD Kepahiang Perkuat Layanan KJSU-KIA

Kepahiang, Kesehatan24 Dilihat

KEPAHIANG, Publikpost.com– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepahiang mengambil langkah strategis dalam memperkuat layanan unggulan Kanker, Jantung, Stroke, Urologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA). Rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Kepahiang ini merekrut dokter spesialis baru sekaligus mengirimkan sejumlah tenaga medis untuk mengikuti program pelatihan lanjutan.

Direktur RSUD Kepahiang, dr. Febi Nursanda, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendatangkan dr. Sry, dokter spesialis penyakit dalam, untuk mengisi kekosongan setelah dokter sebelumnya berakhir masa tugas. Rekrutmen ini dilakukan demi menjaga keberlangsungan pelayanan di tengah tantangan kekurangan tenaga spesialis.

“Rekrutmen ini penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujar dr. Febi, Selasa (2/9/2025).

Kirim Dokter Fellowship ke Palembang

Selain rekrutmen, RSUD Kepahiang juga menyiapkan strategi jangka panjang dengan mengirim beberapa dokter untuk mengikuti program fellowship dan pelatihan di Palembang. Peserta meliputi calon spesialis urologi, kesehatan ibu dan anak, serta bidang prioritas KJSU-KIA lainnya. Program ini dijadwalkan berlangsung selama enam bulan.

“Setelah menyelesaikan pelatihan, mereka diharapkan kembali bertugas di RSUD Kepahiang,” tambahnya.

Dukungan Peralatan Canggih dari Kemenkes

Layanan KJSU-KIA merupakan amanat Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan kapasitas penanganan penyakit katastropik di rumah sakit daerah. Guna mendukung program ini, Kemenkes telah menyalurkan peralatan medis canggih ke RSUD Kepahiang, meliputi CT Scan, Cathlab, Mammography set, hingga peralatan sitostatik untuk layanan kanker.

Dr. Febi berharap kehadiran peralatan ini dapat menekan angka rujukan pasien ke luar daerah yang selama ini membebani masyarakat dari segi biaya maupun akses.

“Dengan dukungan sarana medis dari pusat, kami ingin RSUD Kepahiang mampu melayani lebih banyak pasien, khususnya untuk penyakit-penyakit yang sebelumnya hanya bisa ditangani di rumah sakit besar di kota lain,” katanya.

Harapkan Kolaborasi dengan Pemda

Di samping dukungan pemerintah pusat, RSUD Kepahiang juga mengharapkan kolaborasi erat dengan Pemerintah Daerah. Menurut dr. Febi, kebutuhan rumah sakit tidak hanya sebatas dokter dan alat medis, tetapi juga mencakup utilitas, manajemen, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Harapan kami, rumah sakit ini bisa berkembang menjadi fasilitas yang mandiri, modern, dan menjawab kebutuhan masyarakat. Bukan hanya soal kelengkapan alat, tapi juga kenyamanan, kebersihan, serta pelayanan yang ramah,” ungkapnya.

Disambut Positif Masyarakat

Langkah penguatan layanan ini mendapat sambutan baik dari masyarakat. Selama ini, pasien dengan penyakit serius kerap dirujuk ke Palembang atau Bengkulu karena keterbatasan fasilitas di daerah. Dengan bertambahnya tenaga spesialis dan dukungan peralatan, RSUD Kepahiang optimistis dapat menjadi rujukan utama yang benar-benar hadir di tengah masyarakat.

“Ke depan, kita ingin masyarakat percaya bahwa RSUD Kepahiang bukan sekadar tempat berobat, tapi juga rumah sakit kebanggaan daerah,” pungkas dr. Febi. (Jajat)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *