Sinergi Lintas Sektor di Sosokan Cinta Mandiri, Percepat Penanganan Stunting hingga Tingkat Dusun

Info Desa, Kepahiang17 Dilihat

KEPAHIANG, Publikpost.com– Pemerintah Desa (Pemdes) Sosokan Cinta Mandiri, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, menggelar kegiatan Rembuk Stunting di Balai Desa setempat, Kamis (25/6/2026) siang. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk merumuskan langkah konkret percepatan penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan utama, mulai dari Camat Bermani Ilir, perwakilan Puskesmas Bermani Ilir, Pendamping Lokal Desa (PLD), Bidan Desa, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas. Kehadiran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta anggotanya dan puluhan warga desa juga menandakan tingginya kepedulian masyarakat terhadap isu kesehatan generasi penerus.

Kepala Desa Sosokan Cinta Mandiri, Eko Susarman Hadi, dalam sambutannya menekankan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan intervensi dari pemerintah pusat atau daerah semata, melainkan harus dimulai dari komitmen kuat di tingkat desa. Ia mengajak seluruh elemen yang hadir untuk bersinergi memastikan program gizi dan kesehatan berjalan tepat sasaran.

“Stunting adalah ancaman serius bagi masa depan anak-anak kita. Melalui rembuk stunting hari ini, kita satukan persepsi dan rencana aksi agar intervensi pencegahan maupun penanganan dapat menyentuh langsung keluarga berisiko tinggi di setiap dusun,” ujar Eko Susarman Hadi saat membuka acara.

Eko menambahkan, peran BPD, PLD, serta aparat keamanan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas sangat vital dalam mengawal pelaksanaan program di lapangan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan desa yang mendukung tumbuh kembang optimal balita, mulai dari pemenuhan gizi ibu hamil, sanitasi layak, hingga rutinitas pemantauan di Posyandu.

Perwakilan Puskesmas Bermani Ilir dan Bidan Desa turut memberikan penguatan teknis terkait standar pelayanan gizi dan kesehatan ibu-anak. Masyarakat menyambut baik forum ini dan berharap hasil rembuk dapat segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata yang terukur.

Dengan sinergi yang terbangun antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, aparat keamanan, legislatif desa, dan masyarakat, Sosokan Cinta Mandiri optimistis dapat mewujudkan target penurunan stunting yang berkelanjutan demi mencetak generasi sehat dan cerdas. (Jajat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *