Rejang Lebong – Publikpost – Ratusan masyarakat dari Kelurahan Talang Rimbo Lama mendatangi Kantor Kecamatan Curup Tengah pada Rabu, 23 Juli 2025, untuk meminta solusi terkait krisis air bersih yang telah berlangsung selama 20 tahun. Mereka mengaku kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

“Karena kami di sini untuk mendapatkan air bersih tersebut sangatlah susah maka dari itu kami datang beramai-ramai, untuk meminta solusinya,” ujar Bambang, salah satu masyarakat.
Ia juga menjelaskan krisis air yang mereka alami ini bukan sehari dua hari atau sebulan, namun sudah 20 tahun bahkan untuk mendapatkan air penduduk desa Talang Rimbo Lama khususnya Simpang Kemiri meminta air kepada Desa Air Meles Bawah, itu juga jika air cukup jika tidak maka masyarakat mengambil air di sungai yang jarak tempuhnya cukup jauh.
“Krisis air bersih ini kami alami bukan sebulan atau satu tahun tapi sudah 20 tahun, masyarakat di sini terkadang ada yang tidak mandi karena untuk mendapatkan air itu susah, dengan penuh harap saya meminta kepada pemerintah untuk mencari solusi masalah yang sedang kami alami,” harapnya.

Sementara itu, Camat Curup Tengah Diana Wijaya mengatakan bahwa kedatangan masyarakat dari Kelurahan Talang Rimbo Lama ini merupakan meminta solusi air bersih, lanjutannya karena mereka memang sangat-sangat sulit untuk mendapatkan air bersih.
“Tadi kita sudah sama-sama membahas bersama Asisten 1 dan pihak PUPR, untuk solusi krisis air bersih yang dialami masyarakat Kelurahan Talang Rimbo Lama,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan hasil dari pertemuan bersama masyarakat terkait krisis air bersih, masyarakat meminta untuk dibuatkan infrastruktur instalasi pipa, karena di tempat mereka tinggal ada 2 sumber mata air yang bisa dialiri ke rumah-rumah warga, hanya saja masyarakat terkendala dengan biaya pembuatan infrastruktur perpipaannya. Akan tetapi, dari pertemuan tadi Asisten 1 Pranoto mengatakan bahwa untuk pembuatan tersebut bisa menggunakan dana kelurahan.
“Ya hasil dari pertemuan tadi kita mendapatkan solusinya, dan untuk itu juga tadi Asisten 1 Bapak Pranoto mengatakan untuk infrastruktur pembangunan instalasi perpipaannya bisa menggunakan dana kelurahan, akan tetapi harus disetujui Bupati,” ujarnya.
Sambungnya, ia berharap kepada Bupati Rejang Lebong agar dapat membantu menyetujui pembangunan instalasi perpipaan untuk air bersih masyarakat Kelurahan Talang Rimbo Lama, lanjutannya memang sangat miris sekali selama 20 tahun masyarakat tersebut mengalami krisis air, bahkan untuk mendapatkan air bersih saja mereka meminta air di Desa Air Meles karena tanpa filter air, air yang didapatkan menjadi butek kekuningan untuk menggunakan air tersebut masyarakat harus mengendapkan selama berhari-hari barulah bisa digunakan.
“Jujur saja saya juga tak menyangka di Rejang Lebong masih ada masyarakat yang mengalami krisis air bersih, karena saya betul-betul ke lokasi. Untuk itu besar harapan saya kepada Bapak Bupati untuk bisa menyetujui pembangunan infrastruktur yang diharapkan masyarakat Talang Rimbo Lama,” pungkasnya.(nz)












