Semarak Gebyar Nusantara SMAN 3 Rejang Lebong, Panggung Kreativitas Siswa dan Warna-Warni Budaya Indonesia

Rejang Lebong – Publikpost.com – Ragam budaya dan kreativitas siswa memenuhi halaman SMAN 3 Rejang Lebong, Selasa (6/10/2026). Sejak pagi, suasana sekolah tampak berbeda. Puluhan stand dengan aneka dekorasi, makanan khas dan ornamen budaya menghiasi lingkungan sekolah dalam rangkaian kegiatan Gebyar Nusantara bertema “Suara Karsa Nusantara”.

Bukan sekadar kegiatan hiburan, Gebyar Nusantara menjadi ruang bagi para siswa untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia. Masing-masing kelas diberi kebebasan menuangkan ide melalui konsep stand, sajian kuliner, dekorasi hingga penampilan seni yang merepresentasikan kekayaan daerah di Tanah Air.

Plt Kepala SMAN 3 Rejang Lebong, Ulfa Aini, mengatakan Gebyar Nusantara sengaja dirancang sebagai wadah pengembangan bakat, minat dan talenta peserta didik. Menurutnya, sekolah tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga perlu memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan positif.

“Gebyar Nusantara ini merupakan program yang kami kembangkan untuk menumbuhkan dan mengembangkan bakat, minat, dan talenta para siswa. Kami ingin memberikan ruang kepada mereka untuk menyalurkan energi dan kreativitas melalui kegiatan yang positif,” ujar Ulfa.

Menurut Ulfa, persaingan antarkelas tersebut diharapkan mampu membangun kerja sama sekaligus sportivitas di kalangan siswa. Selain stand kuliner dan budaya, Gebyar Nusantara juga menghadirkan sejumlah perlombaan seperti solo song, debat Bahasa Indonesia, speech dan lomba kokurikuler, sehingga siswa dengan berbagai minat memiliki kesempatan untuk tampil dan berprestasi.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Kamis tersebut juga terbuka bagi masyarakat umum. Gebyar Nusantara sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun SMAN 3 Rejang Lebong yang akan digelar pada November mendatang. Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat dievaluasi dan dikembangkan menjadi agenda tahunan.

“Saya berharap Gebyar Nusantara tidak berhenti sebagai kegiatan besar satu kali. Kami akan melakukan evaluasi dan jika memungkinkan kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahun,” kata Ulfa.

kegiatan semakin terasa meriah saat pembukaan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri. Pembukaan ditandai dengan pemukulan dol dan pelepasan balon, kemudian dilanjutkan tarian persembahan khas Rejang, tari kreasi serta penampilan lagu dari para siswa. Zulhendri mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan mendorong sekolah lain menghadirkan kegiatan serupa sebagai ruang produktif bagi peserta didik.

“Saya melihat semua stand yang saya datangi satu per satu semuanya bagus. Apalagi jika makanan yang dijual benar-benar merupakan kreativitas maupun buatan para siswa sendiri. Saya berharap sekolah lain di Rejang Lebong juga dapat melaksanakan kegiatan positif seperti ini,” ujar Zulhendri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kacabdin Wilayah II Curup, Reri Marfiani, jajaran kepala sekolah SMA/SMK, sejumlah kepala desa di sekitar sekolah, orang tua siswa serta masyarakat. Lebih dari sekadar hiburan dan perlombaan, Gebyar Nusantara menjadi pembelajaran langsung bagi siswa untuk bekerja dalam tim, membagi tugas, menyusun konsep, berkomunikasi dan berani menunjukkan hasil karya. Melalui semangat “Suara Karsa Nusantara”, SMAN 3 Rejang Lebong berupaya menunjukkan bahwa kreativitas siswa dapat menjadi bagian penting dalam mengenalkan keberagaman budaya sekaligus membangun karakter generasi muda.(nz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *