Rejang Lebong – Publikpost.com – Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Rejang Lebong pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pendidikan, penggunaan anggaran, serta menyerap berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi sektor pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong.
Rombongan Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu yang terdiri dari Barli Halim, Mega Sulastri, S.Sos., Berlian Utama Harta, dan Efriya, S.H., M.H. disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria Effendy, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu bersama jajaran Dinas Pendidikan membahas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, mulai dari peningkatan mutu pendidikan, pemerataan tenaga pendidik, kondisi sarana dan prasarana sekolah, hingga pelaksanaan program-program pendidikan yang didanai melalui APBD maupun APBN.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Berlian Utama Harta, mengatakan monitoring ini merupakan bagian dari komitmen DPRD dalam memastikan seluruh program pendidikan berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Monitoring ini bukan sekadar menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi secara langsung dari pemerintah daerah. Kami ingin memastikan setiap program pendidikan benar-benar tepat sasaran, berjalan sesuai aturan, dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong,” ujar Berlian.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria Effendy, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu yang dinilai menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam memajukan dunia pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu terhadap dunia pendidikan di Rejang Lebong. Melalui monitoring ini kami dapat menyampaikan secara langsung capaian program, berbagai tantangan di lapangan, serta kebutuhan yang masih memerlukan dukungan dari pemerintah provinsi. Kami berharap sinergi yang terjalin dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Rejang Lebong,” ujar Zakaria Effendy.
Kegiatan monitoring berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog yang konstruktif. Berbagai masukan dan rekomendasi yang disampaikan diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong.(nz)












