Rejang Lebong – Publikpost.com – Kecelakaan serius yang mengancam keselamatan pengguna jalan terjadi di Jalur Lintas Curup–Linggau, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Seorang pengendara sepeda motor, Adi Wiguna (23), warga Dusun IV Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang, mengalami luka berat setelah tersangkut kawat yang diduga berasal dari instalasi milik PLN.
Peristiwa nahas itu terjadi saat korban melaju dari arah Curup. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kawat yang diduga menjuntai hingga melintang ke badan jalan tersebut tidak terlihat jelas. Dalam hitungan detik, kawat tersebut langsung menyangkut leher korban hingga ia terjatuh.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius di bagian leher serta cedera berat pada kaki. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan sebelum membawa korban ke RS An-Nisa Curup. Korban diketahui harus menjalani tindakan operasi dan kini masih dalam perawatan intensif.
Saksi mata menyebut, posisi kawat yang melintang di jalan sangat membahayakan, terlebih pada pagi hari saat kondisi pencahayaan belum maksimal.
“Korban langsung tersangkut di leher, jatuh, dan mengalami luka parah. Warga yang melintas langsung menolong dan membawanya ke rumah sakit,” ujar salah satu saksi.
Pihak kepolisian setempat membenarkan adanya insiden tersebut. Namun hingga saat ini, laporan resmi dari korban atau pihak keluarga belum diterima.
“Benar ada kejadian itu, namun sampai sekarang belum ada laporan resmi yang masuk,” ujar perwakilan Polsek setempat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN Unit Sukaraja belum memberikan tanggapan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media mendatangi kantor PLN, belum mendapatkan respons.
“Untuk itu kami tidak bisa memberikan Jawaban,” Ujar Sekretaris PLN
Kejadian ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi jaringan listrik di sepanjang jalur tersebut. Warga menilai keberadaan kawat yang melintang di badan jalan sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban lain.
“Ini menyangkut nyawa. Harus segera diperbaiki, jangan sampai ada korban berikutnya,” tegas salah satu tokoh masyarakat.
Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif pasca operasi. Pihak keluarga berharap ada perhatian serta langkah konkret dari pihak terkait atas insiden yang menimpa korban.(nz)








