Responsif Aspirasi Petani, Pemdes Taba Padang Prioritaskan Jalan Usaha Tani dalam APBDes 2026

KEPAHIANG, Publikpost.com- Pemerintah Desa Taba Padang, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang, menggelar Musyawarah Desa Sosialisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta Pra-Pelaksanaan Kegiatan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Taba Padang pada Senin (5/5/2026) ini menjadi momen krusial dalam menyelaraskan rencana pembangunan desa dengan kebutuhan nyata masyarakat setempat.

Kepala Desa Taba Padang, Yoyon, menegaskan bahwa perencanaan anggaran tahun ini sepenuhnya berlandaskan pada usulan masyarakat. Mengingat hampir 100 persen penduduk desa bermata pencaharian sebagai petani, pemerintah desa menetapkan pembangunan jalan usaha tani sebagai prioritas utama penggunaan Dana Desa 2026.

“Sesuai usulan masyarakat desa yang memang mayoritas bekerja sebagai petani, maka jalan usaha tani adalah prioritas utama kami. Dengan adanya infrastruktur ini, akses dari lahan perkebunan ke pusat pengumpulan hasil panen akan menjadi lebih mudah dan efisien,” papar Yoyon dalam sambutannya.

Penetapan prioritas ini menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam menerapkan prinsip bottom-up planning, di mana arah kebijakan pembangunan ditentukan langsung oleh suara warga. Jalan usaha tani tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai stimulus ekonomi untuk menekan biaya logistik pertanian dan meningkatkan nilai jual komoditas perkebunan warga Taba Padang.

Musyawarah ini dihadiri secara penuh oleh unsur Forkopimcam termasuk Camat Seberang Musi, Tim Ahli Kabupaten, Pendamping Lokal Desa (PLD), Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta lapisan masyarakat. Kehadiran berbagai elemen strategis ini menjamin bahwa proses sosialisasi APBDes berjalan transparan, akuntabel, dan mendapat legitimasi sosial yang kuat sebelum memasuki tahap pelaksanaan.

Melalui musyawarah ini, Desa Taba Padang berharap dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang responsif dan berpihak pada sektor unggulan lokal, sehingga Dana Desa benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan wilayah. (Jajat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *