Warga Tangsi Duren Minta Tambahan Makanan Bergizi Saat Rembuk Stunting 2026, Kades Klaim Nol Kasus

Info Desa, Kepahiang14 Dilihat

KEPAHIANG, Publikpost.com– Pemerintah Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 di Balai Desa setempat pada Senin (29/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kabawetan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Lokal Desa (PLD), P3MD, serta seluruh lapisan masyarakat desa.

Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan aspirasi secara langsung terkait kebutuhan gizi anak-anak di desa. Sejumlah warga meminta agar pemerintah desa dapat mengalokasikan tambahan makanan bergizi sebagai upaya preventif pencegahan stunting, mengingat pentingnya asupan nutrisi bagi tumbuh kembang balita.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Tangsi Duren, Komari Yusuf, dalam sambutannya menyampaikan kabar baik bahwa saat ini tidak ada kasus stunting yang tercatat di wilayah desanya. Ia mengapresiasi kesadaran masyarakat yang tetap proaktif menjaga kesehatan anak meski angka stunting sudah nihil.

“Alhamdulillah, di Desa Tangsi Duren saat ini tidak ada anak yang terkena stunting. Namun, permintaan warga untuk tambahan makanan bergizi akan kami catat dan diskusikan lebih lanjut sebagai langkah antisipasi agar kondisi ini tetap terjaga,” ujar Komari Yusuf.

Kegiatan Rembuk Stunting ini bertujuan untuk menyusun komitmen bersama serta merumuskan program prioritas yang mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita. Kehadiran unsur Forkopimcam dan pendamping desa menunjukkan sinergi yang kuat dalam mewujudkan generasi sehat bebas stunting di desa Tangsi Duren. (Jajat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *