HUT Desa Batu Dewa Ke – 40, Di Meriahkan Dengan Lombah Karaoke

Foto : Kepala Desa Batu Dewa Putra Jaya saat menyerahkan hadiah

Publikpost.com – Rejang Lebong, Pemerintah Desa Batu dewa saat ini tengah menggelar kegiatan, Lombah Senam SKJ dan Lombah Karoke dalam rangka memperingati hari jadi Desa Batu Dewa ke- 40, dimana kegiatan dilaksanakan desa batu dewa kecamatan Curup utara, Saptu (23/12/2023).

Dimana kegiatan dihadiri, perwakilan dari kecamatan, para peserta lomba, serta lampisan masyarakat.

Disampaikan Kepala Desa Batu Dewa, Putra Jaya, dimana saat ini kegiatan Hari Jadi (HUT) Desa Batu Dewa yang ke – 40, yang mana kegiatan Lombah tersebut dalam rangkah memeriahkan hari jadi desa Batu dewa.

“Ya hari ini hari ke dua masi dalam suasana memperingati hari jadi desa batu dewa, maka dari itu saya adakan lomba senam SKJ dan Lomba karaoke, ” Ujarnya

Ia juga menjelaskan yang mana para peserta lomba ini, merupakan perwakilan seluruh desa yang ada Dikecamatan curup utara, yakni Dusun curup, Dataran Tapus, batu panco, kota pagu, tabarnah, Perbo, Sguring, Lubuk Kembang, Tanjung Beringin, Suka datang, Dusun Sawa, Tasik, Tunas Harapan, lanjutnya tujuannya untuk lebih mempererat tali Silaturahmi antar desa.

“Dalam kegiatan agar lebih mempererat tali Silaturahmi, karena para peserta dari seluruh desa yang ada dikecamatan curup utara,” Jelasnya

Foto : Cagar Budaya Yang di percayai Masyarakat tempat Berjemurnya para bidadari

Ia juga menambahkan yang mana hari puncak kegiatan sudah dilaksankan pada tanggal 22 kemarin, yaitu acara kedurei agung cagar budaya Batu Dewa, yang artinya desa batu dewa tersebut menurut kepercayaan masyarakat merupakan tempat Bidadari mandi, dan berjemur disaat pada bulan purnama. Yang mana dicagar budaya tersebut terdapat batu besar yang berpermukaan datar, jadi disanalah tempat para bidadari berjemur setelah mandi. Maka dengan demikian agar anak cucu tau sejarah desa batu dewa yang istimewa dan luar biasa ini.

“Ya desa batu dewa ini, kisahnya karena tempat para bidadari mandi dan dibatu yang besar tersebut tempat para bidadari berjemur ditengah bulan purnama, kenapa disebut batu dewa dalam Bahasa Rejang, dewa itu diwo yang berarti Bidadari,” Akhirnya (nz).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *