1.700 Ketua Satkamling Sumsel Ikuti Pelatihan, Kapolda Dorong Pemanfaatan Teknologi dan Gotong Royong

Polri, Sumsel14 Dilihat

Palembang, Publikpost.com- Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus memperkuat sistem keamanan hingga tingkat lingkungan terkecil melalui pelatihan bagi Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling). Sebanyak 1.700 Ketua Satkamling dari seluruh kabupaten dan kota di Sumsel mengikuti Pelatihan Satkamling Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, di Auditorium Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Rabu (10/6/2026).

Mengusung tema “Revitalisasi Satkamling sebagai Garda Terdepan Deteksi Dini dan Respon Cepat Kamtibmas Berbasis Teknologi dan Partisipasi Masyarakat”, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan. Dari total peserta, 100 orang hadir secara langsung di Mapolda Sumsel, sementara 1.600 lainnya terhubung secara virtual dari Polres jajaran se-Sumatera Selatan.

Keamanan Adalah Tanggung Jawab Bersama

Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa kondisi kamtibmas yang kondusif di Sumsel tidak lepas dari peran aktif masyarakat. “Kalau Sumatera Selatan aman, berarti kabupaten dan kotanya aman. Kalau kabupaten dan kota aman, berarti Polres dan Polsek bekerja. Dan di balik semua itu ada peran Satkamling serta masyarakat yang terus menjaga lingkungannya,” ujar Kapolda.

 

Kapolda menekankan bahwa keamanan bukan hanya tugas Polri, melainkan tanggung jawab bersama. Satkamling berperan vital dalam sistem deteksi dini potensi gangguan sebelum berkembang menjadi masalah besar.

Integrasi Teknologi dan Nilai Sosial

Pelatihan menghadirkan narasumber ahli, termasuk Prof. Dr. Mohammad Ihsan (Unsr), Dr. Andi Haryadi (Kesbangpol Sumsel), Drs. Deswan Ahsani (Kominfo Sumsel), dan Kombes Pol. Hari Purnomo (Dirbinmas Polda Sumsel). Peserta dibekali materi tentang pencegahan kejahatan, kebijakan pengamanan lingkungan, hingga pemanfaatan teknologi seperti CCTV dan layanan Call Center 110.

“CCTV membantu pengawasan dan pembuktian, sementara Call Center 110 menjadi jalur cepat bagi masyarakat untuk melaporkan potensi gangguan. Teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat keamanan,” tegas Kapolda.

Namun, Kapolda juga mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak menggerus nilai sosial. Budaya gotong royong, kepedulian antarwarga, dan komunikasi langsung tetap menjadi fondasi utama. Ia mengajak Ketua Satkamling untuk mengaktifkan ronda malam, mendata pendatang baru secara humanis, serta waspada terhadap ancaman narkoba dan radikalisme.

Investasi Sosial untuk Stabilitas Daerah

Dirbinmas Polda Sumsel, Kombes Pol. Hari Purnomo, menjelaskan bahwa revitalisasi Satkamling bertujuan membangun sistem keamanan yang modern, responsif, dan terintegrasi dengan teknologi informasi. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menyebut penguatan Satkamling sebagai investasi sosial penting.

“Keamanan yang kuat tidak lahir dari banyaknya personel semata, tetapi dari tumbuhnya kepedulian masyarakat. Ketika warga aktif menjaga lingkungan, memanfaatkan teknologi bijak, dan berkolaborasi dengan aparat, maka keamanan akan menjadi budaya bersama,” ujar Kombes Pol. Nandang.

Program ini sejalan dengan semangat program Kapolda Sumsel “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini”, yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan demi mendukung stabilitas daerah dan tujuan nasional menuju Indonesia Emas 2045. (BangJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *