RSUD Rejang Lebong Siap Operasikan CT Scan Bantuan Kemenkes, Layanan Kesehatan Makin Lengkap

Rejang Lebong – Publikpost.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, segera mengoperasikan alat kesehatan canggih berupa Computed Tomography Scan (CT Scan) yang merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Rejang Lebong, Asep Setia Budiman, saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu, mengatakan bahwa perangkat medis tersebut telah tiba di rumah sakit sejak awal April 2026 dan saat ini sedang dalam proses persiapan tahap akhir sebelum dapat digunakan untuk pelayanan masyarakat.

“Tahun ini RSUD Rejang Lebong menerima bantuan alat kesehatan dari Kemenkes berupa Cath Lab, mamografi, hingga CT Scan. Untuk CT Scan saat ini sudah tiba di RSUD, sementara bantuan lainnya akan menyusul,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meskipun perangkat fisik telah tersedia, pihak rumah sakit belum dapat langsung mengoperasikan alat tersebut untuk layanan umum. Hal itu dikarenakan adanya prosedur administrasi dan teknis yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

“Sebelum dioperasikan, alat ini harus melewati tahapan perizinan agar dapat digunakan secara aman bagi pasien maupun tenaga medis. Pengoperasian CT Scan harus dilakukan dengan tepat karena berkaitan dengan radiasi, sehingga standar keamanan tinggi menjadi prioritas utama kami,” jelasnya.

Terkait infrastruktur pendukung, pihak RSUD Rejang Lebong juga telah merampungkan penyiapan ruangan khusus serta memastikan ketersediaan daya listrik yang dibutuhkan untuk menunjang kinerja alat tersebut.
Kehadiran CT Scan di RSUD Rejang Lebong diharapkan dapat menjadi solusi atas kendala pelayanan medis yang selama ini dialami masyarakat setempat.

Selama ini, pasien yang membutuhkan pemeriksaan detail pada organ dalam, seperti kepala atau otak, kerap harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Bengkulu yang memiliki jarak tempuh cukup jauh dari Kabupaten Rejang Lebong.

“Keberadaan CT Scan ini mampu memberikan gambaran yang jauh lebih detail dibandingkan radiologi biasa, sehingga sangat membantu dokter spesialis saraf dan radiologi dalam menegakkan diagnosis penyakit pasien,” tutupnya.(prw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *