Rejang Lebong – Publikpost.com – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SD Negeri 84 Rejang Lebong tengah dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas dan kelayakan sarana serta prasarana pendidikan di sekolah tersebut.
Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi, program revitalisasi tersebut terdiri dari empat paket pekerjaan dengan total nilai bantuan sebesar Rp917.880.686 yang bersumber dari APBN dan dilaksanakan melalui P2SP.
Adapun pekerjaan yang dilaksanakan mencakup rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi ruang administrasi, rehabilitasi toilet serta pembangunan ruang kelas baru. Pelaksanaan pekerjaan tersebut melibatkan panitia pembangunan dan tenaga kerja yang ditugaskan untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan ketentuan program.
Dalam proses pelaksanaan di lapangan, sejumlah pihak turut memberikan perhatian terhadap mekanisme pelaksanaan kegiatan, termasuk keterlibatan tenaga kerja, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta penggunaan material bangunan.
Salah seorang narasumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, perhatian tersebut semata-mata sebagai bentuk pengawasan masyarakat agar pelaksanaan program yang menggunakan anggaran negara dapat berjalan sesuai ketentuan.
“Kami bukan bermaksud menyudutkan pihak sekolah. Justru kami berharap seluruh proses revitalisasi dapat berjalan dengan baik dan sesuai aturan. Kalau ada hal yang perlu dijelaskan, sebaiknya diverifikasi bersama agar tidak menimbulkan persepsi di masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap mekanisme swakelola dapat dijelaskan secara terbuka, termasuk mengenai keterlibatan masyarakat maupun tenaga kerja dalam proses pembangunan.
“Kalau memang sudah sesuai dengan ketentuan swakelola, tentu masyarakat juga ingin mengetahui bagaimana mekanisme dan keterlibatan tenaga kerja dalam pelaksanaannya. Begitu juga dengan K3 dan material, semuanya tentu harus mengikuti spesifikasi yang sudah ditetapkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 84 Rejang Lebong menegaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen mendukung pelaksanaan program revitalisasi sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Pihak sekolah memastikan seluruh pekerjaan mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan petunjuk teknis (juknis) program.
“Kami memastikan pelaksanaan revitalisasi di sekolah kami sudah sesuai dengan RAB dan juknis yang ada. Untuk penggunaan material juga sudah sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam RAB,” ujar Kepala SD Negeri 84 Rejang Lebong.
Selain itu, pihak sekolah menjelaskan bahwa tenaga tukang yang terlibat dalam pekerjaan revitalisasi merupakan warga yang berada di lingkungan sekitar sekolah.
“Para tukang yang mengerjakan pekerjaan revitalisasi ini juga berasal dari warga lingkungan sekolah. Jadi masyarakat sekitar turut dilibatkan dalam proses pelaksanaan pembangunan,” katanya.
Menurutnya, program revitalisasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga sekolah, terutama dalam meningkatkan kenyamanan dan kualitas fasilitas pendidikan bagi para siswa.
Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pelaksanaan revitalisasi, mulai dari guru, wali murid, warga di lingkungan sekolah, panitia pembangunan hingga para tukang yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga sekolah, guru, wali murid, warga lingkungan sekolah, panitia pembangunan dan para tukang yang telah membantu sehingga proses revitalisasi di SD Negeri 84 Rejang Lebong dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
Dengan adanya program tersebut, diharapkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis dan petunjuk pelaksanaan yang berlaku, sehingga fasilitas yang dibangun maupun direhabilitasi benar-benar memberikan manfaat bagi proses belajar mengajar di SD Negeri 84 Rejang Lebong. (Tim)












