Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah di Lubuk Alai, Polisi Lakukan Olah TKP

Bengkulu, Pristiwa13 Dilihat

Rejang Lebong – Publikpost.com – Seorang pria bernama Elman (40), petani asal Desa Lubuk Alai, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP M. Hasan Basri, S.H., membenarkan adanya penemuan tersebut. “Pada Senin pagi, personel Polsek Padang Ulak Tanding, Satreskrim dan Unit Identifikasi mendatangi lokasi penemuan mayat di sebuah rumah di Desa Lubuk Alai untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap korban,” kata AKP M. Hasan Basri.

Penemuan korban berawal saat istri korban, Karyani (40), hendak pergi mandi ke sungai sekitar pukul 06.00 WIB. Dalam perjalanan, Karyani yang melintas di depan rumah korban berniat mengecek kondisi rumah. Saat masuk, ia melihat Elman sudah terkapar dan tidak sadarkan diri.

Melihat kondisi tersebut, Karyani kemudian melaporkannya kepada Kepala Desa Lubuk Alai. Kepala desa selanjutnya datang ke lokasi dan mengecek kondisi korban. Setelah mengetahui korban sudah tidak bernyawa, kejadian tersebut dilaporkan kepada Polsek Padang Ulak Tanding melalui sambungan telepon.

Personel kepolisian kemudian mendatangi TKP. Petugas Unit Identifikasi tiba sekitar pukul 08.30 WIB dan melakukan olah TKP. Saat petugas datang, kondisi TKP sudah tidak lagi dalam keadaan awal atau status quo.

Petugas kemudian melakukan pemotretan terhadap TKP dan kondisi korban dari berbagai sisi. Dalam olah TKP, petugas mengidentifikasi posisi korban saat ditemukan, lokasi handphone korban, sebilah pisau yang ditemukan di atas kulkas, serta posisi sepeda motor korban.

“Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Padang Ulak Tanding untuk dilakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan awal diketahui korban memiliki tinggi badan sekitar 166 sentimeter dan terdapat dua tato pada lengan atas sebelah kiri. Petugas juga menemukan luka robek pada kelopak mata kanan dengan lebar sekitar tiga sentimeter,” Tambahnya

Selain itu, ditemukan cairan yang keluar dari hidung dan bagian kemaluan korban. Namun, dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun bekas memar pada tubuh korban. Polisi juga tidak menemukan bekas pengerusakan pada pintu rumah korban.

Sejumlah barang diamankan dalam penanganan perkara tersebut, yakni satu unit handphone, satu buah kunci motor, sebilah pisau beserta sarungnya, kemeja putih dengan bercak darah, celana jeans panjang, pakaian dalam dengan bercak cairan, ikat pinggang, gelang tasbih, serta sampel cairan dari hidung korban.

Menurut keterangan anak korban, Vina (21), dalam sekitar dua minggu terakhir Elman sering mengeluhkan bagian dadanya terasa panas. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan tidak akan menuntut di kemudian hari. Keluarga juga menganggap kejadian tersebut sebagai musibah.

“Jadi berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, untuk sementara korban diduga meninggal akibat sakit. Namun, kami tetap melakukan penanganan dan pendalaman sesuai prosedur,” Akhir kasih Humas.(nz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *