Titik Nol Drainase Rp2,2 Miliar Dimulai! Plt Bupati Hendri Targetkan Jalan Cokro dan Mira Bebas Genangan

Rejang Lebong – Publikpost.com – Persoalan genangan air yang kerap terjadi saat hujan deras di sejumlah kawasan Curup Tengah mulai mendapat penanganan. Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong memulai pembangunan drainase di Jalan Cokro, Kelurahan Talang Rimbo Baru, dan Jalan Mira, Kelurahan Talang Rimbo Lama, Selasa (20/10/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., turun langsung menandai titik nol pembangunan di kedua lokasi tersebut. Pembangunan ini diharapkan mampu memperlancar aliran air sekaligus mengurangi genangan yang selama ini mengganggu lingkungan sekitar.

Saat meninjau lokasi di Jalan Mira, Hendri mengatakan kondisi drainase di kedua ruas jalan tersebut selama ini menjadi persoalan ketika hujan deras. Karena itu, pembangunan dilakukan agar aliran air lebih lancar dan tidak lagi menggenangi kawasan permukiman warga.

“Selama ini, drainase di Jalan Cokro dan Jalan Mira selalu menimbulkan masalah ketika hujan deras. Karena itu, drainasenya kita bangun agar air dapat mengalir lancar dan tidak lagi menggenangi lingkungan sekitar,” kata Hendri.

Ia juga mengingatkan pihak pelaksana agar memperhatikan kualitas pekerjaan, menggunakan material sesuai standar, serta menyelesaikan pembangunan berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kita berharap pembangunan kedua drainase ini berjalan baik, tidak bermasalah, dan nantinya dapat berfungsi optimal untuk mengatasi persoalan genangan air,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rejang Lebong, Luhur Budi Santoso, ST., menjelaskan bahwa pembangunan drainase tersebut mencakup dua ruas jalan dengan ukuran berbeda. Drainase di Jalan Cokro dibangun sepanjang 124 meter, lebar 1,5 meter, dan kedalaman 1,75 meter.

Adapun drainase di Jalan Mira memiliki panjang 244 meter, lebar 1 meter, dan kedalaman 1 meter. Secara keseluruhan, pembangunan kedua drainase tersebut menelan anggaran sebesar Rp2,2 miliar, dengan waktu pelaksanaan mulai 20 Oktober hingga ditargetkan selesai pada 29 Desember 2026.

Pembangunan ini diharapkan menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan, khususnya sistem drainase, guna mengurangi risiko genangan air saat hujan deras. Masyarakat pun diharapkan dapat merasakan manfaatnya setelah pekerjaan selesai dan drainase berfungsi secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut, PLT Bupati Hendri didampingi Sekretaris Daerah Rejang Lebong Iwan Sumantri, SE., MM.; Inspektur Erik Rosadi, S.STP., M.Si.; Kepala Satpol PP Anton Sefrizal, S.STP.; Kepala Bappeda Afreda Rotua Purba, S.Hut., M.Ling.; Plt Kepala Dinas PUPR Luhur Budi Santoso, ST.; Kepala Dinas Perhubungan R. Suryadi, S.Sos.; Asisten II Setdakab Titin Verayensi, SKM., MKM.; Wakil Ketua I DPRD Pera Hariyani, SE.; Camat Curup Tengah Mardiana, SKM., MKM.; serta Lurah Talang Rimbo Baru Ety Zulyani dan Lurah Talang Rimbo Lama Dahlia.(nz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *