Rejang lebong – Publikpost.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup menerima kunjungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan , Herry Hasudungan Simatupang, S.H., M.H., dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan pelayanan dan pembinaan, Rabu (30/09).
Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, bersama pejabat struktural dan jajaran petugas. Monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan pelayanan dan program pembinaan bagi warga binaan berjalan sesuai dengan ketentuan sekaligus melihat secara langsung pelaksanaan tugas di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, Kabid Pelayanan dan Pembinaan melakukan peninjauan terhadap sejumlah aspek pelayanan dan pembinaan yang berjalan di Lapas Curup. Monitoring ini menjadi bagian dari evaluasi untuk melihat pelaksanaan tugas sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperkuat agar penyelenggaraan pemasyarakatan dapat berjalan semakin optimal.
Kalapas Curup, Untung Cahyo Sidharto, menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
“Kami menyambut baik pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini sebagai bagian dari penguatan serta perbaikan berkelanjutan. Setiap hasil monitoring akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan kepada warga binaan,” ujar Kalapas.
Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa jajaran Lapas Curup akan terus menindaklanjuti hasil evaluasi dengan memperkuat koordinasi dan memastikan setiap pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan.
“Kami akan terus berkomitmen memberikan pelayanan yang optimal, melaksanakan pembinaan secara berkelanjutan, serta memastikan seluruh jajaran menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Kegiatan Monev juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu dengan Lapas Kelas IIA Curup. Melalui monitoring secara langsung, berbagai pelaksanaan pelayanan dan pembinaan dapat dievaluasi secara lebih menyeluruh sebagai dasar dalam menentukan langkah perbaikan ke depan.(nz)






