Rejang Lebong – Klinik Kirana yang beralamat di Jalan Ahmad Marzuki, Talang Rimbo Baru, Rejang Lebong, tidak hanya menyediakan fasilitas medis yang lengkap, tetapi juga memiliki agrowisata taman anggur petik sendiri dengan berbagai varian anggur sehingga pengunjung dapat merasakan sensasi rasa anggur yang unik dan segar.

Frengky, pengelola dan pembudidayaan anggur, mengatakan bahwa ide pembuatan taman ini dicetuskan oleh Dr. Galih, pemilik Klinik Kirana. “Untuk ide dari taman ini, ya pak Galih sendiri selaku pemilik klinik Kirana ini, namun untuk pengurusan dan perawatan saya bersama tim,” ujarnya.
Taman Anggur Kirana memiliki sebanyak 27 jenis varian anggur yang unggul, seperti dari negara tetangga yakni Ukraina, Rusia, Javan, Korea, dan lain-lain. Frengky menjelaskan bahwa anggur-anggur ini melalui tahapan proses seleksi untuk mendapatkan rasa yang manis dan segar.
“Untuk saat ini kita memiliki 27 varian anggur yang berasal dari masing-masing negara tetangga, dan di taman Kirana ini kita benar-benar memilih anggur khusus melalui tahapan seleksi untuk mendapatkan anggur yang rasanya manis dan segar, ada juga yang renyah seperti anggur Jupiter yang banyak digandrungi pengunjung,” jelasnya.
Sementara itu, dr. Muhammad Galih Supanji, Sp.OG, mengatakan bahwa konsep sederhana ini awalnya hanya ingin menghadirkan ruang edukasi dan inspirasi, tetapi muncul ide untuk membuka taman dan membuktikan bahwa tanaman anggur dapat dibudidayakan meskipun dengan lahan yang tidak begitu besar.
“Ya pada intinya kami ingin membuktikan bahwa semua bisa memanfaatkan halaman untuk berbudidaya anggur meski tidak memiliki lahan yang luas,” ujarnya.
Dr. Galih juga menambahkan bahwa untuk masuk ke wisata taman anggur, pengunjung tidak dipungut biaya, dan untuk menikmati anggur, pengunjung hanya perlu membelinya seharga Rp100.000 untuk 1 kg anggur. Taman wisata ini buka pada hari Sabtu dan Minggu dari jam 10.00 WIB sampai jam 16.00 WIB.
“Untuk masuk ke wisata tidak dipungut biaya gratis, dan untuk pengunjung yang ingin membawa pulang anggur bisa membeli dengan harga Rp100.000 per kilogram, kita buka pada hari Sabtu dan Minggu dari jam 10.00 WIB sampai jam 16.00 WIB,” pungkasnya.
Sementara itu salah satu pengunjung Cece berasal dari lubuk linggau mengatakan, luar biasa karena tidak menyangka ada agrowisata taman anggur di kota curup, karena menurutnya dengan lahan yang tidak begitu luas bisa memiliki anggur unggulan dari berbagai negara dan berbagai varian rasa anggur yang manis dan segar.
“Ya saya kaget setelah dikasih tau sama kawan jadi penasaran, tapi benar saja ternyata benar ada, mana rasany yang unik, ketika kita gigit itu seperti renyah dan manis, biasanyakan anggur itu sedikit lembek kalo ini tidak kok bisa renyah,” Ujarnya tampak kagum.(nz)






