Kakanwil Ditjenpas Bengkulu Kunjungi Lapas Curup, Tinjau Layanan dan Program Pembinaan Berjalan Optimal

Rejang Lebong – Publikpost.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Masjuno, A.Md.IP., S.H., M.H., pada Sabtu (7/11/2026). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka monitoring pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, sekaligus melihat secara langsung kondisi pelayanan, keamanan, serta program pembinaan yang berjalan di Lapas Curup.

Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Bengkulu didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Sudirwan, Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan, Irman Jaya, serta Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Herry Hasudungan Simatupang. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas dan area pelayanan di lingkungan Lapas Curup.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Lapas Curup turut memberikan penjelasan mengenai kondisi dan pelaksanaan tugas pada masing-masing area. Tidak hanya meninjau aspek pelayanan dan keamanan, Kakanwil juga melihat secara langsung sarana dan prasarana pendukung serta pelaksanaan program pembinaan warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, menyampaikan bahwa kunjungan dan monitoring tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di lingkungan Lapas Curup.

“Melalui kunjungan ini, kami memperoleh kesempatan untuk melihat kembali pelaksanaan tugas di lapangan serta menerima arahan dan masukan sebagai bahan perbaikan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat keamanan dan ketertiban, serta mengoptimalkan program pembinaan bagi warga binaan,” ungkap Kalapas.

Lapas Kelas IIA Curup terus berkomitmen melakukan pembenahan dan peningkatan kinerja pada seluruh lini pelayanan pemasyarakatan. Dengan adanya monitoring ini, diharapkan pelaksanaan tugas semakin optimal dalam mewujudkan pelayanan yang profesional dan humanis, lingkungan yang aman dan tertib, serta pembinaan warga binaan yang berkelanjutan.(nz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *