Rejang Lebong – Publikpost.com – Perum Bulog Kantor Cabang Rejang Lebong terus menjalankan perannya dalam mendukung distribusi komoditas pangan bagi sektor peternakan. Sepanjang tahun 2026, Bulog Rejang Lebong telah menyalurkan jagung sebanyak 323.850 kilogram atau setara 323,85 ton kepada para peternak di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Realisasi penyaluran tersebut disampaikan Kepala Bulog Rejang Lebong, Dian Zachriani. Total jagung yang telah disalurkan mencapai lebih dari 323 ton selama tahun berjalan, sebagai bagian dari distribusi komoditas untuk memenuhi kebutuhan peternak.
“Sepanjang tahun 2026, Bulog Rejang Lebong telah menyalurkan jagung sebanyak 323.850 kilogram atau setara 323,85 ton kepada para peternak di wilayah Rejang Lebong. Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya kami dalam mendukung pemenuhan kebutuhan jagung bagi sektor peternakan,” ujar Dian Zachriani.
Jagung merupakan salah satu bahan baku penting dalam pembuatan pakan ternak. Ketersediaan komoditas ini memiliki peranan dalam menunjang kegiatan usaha peternakan, sehingga distribusi jagung menjadi salah satu aspek yang dibutuhkan para pelaku usaha di sektor tersebut.
Melalui penyaluran jagung tersebut, Bulog Rejang Lebong turut berkontribusi dalam menyediakan komoditas yang dibutuhkan peternak. Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima sekaligus mendukung keberlangsungan usaha peternakan di Kabupaten Rejang Lebong.
Dian Zachriani menegaskan harapannya agar penyaluran jagung tersebut dapat memberikan manfaat bagi para peternak, terutama dalam memenuhi kebutuhan bahan baku pakan ternak.
“Kami berharap penyaluran jagung ini dapat memberikan manfaat bagi para peternak dan membantu memenuhi kebutuhan bahan baku pakan. Bulog terus menjalankan perannya dalam kegiatan distribusi komoditas sesuai dengan ketentuan dan program yang berlaku,” tambah Dian.
Realisasi penyaluran sebanyak 323.850 kilogram tersebut menjadi bagian dari kegiatan distribusi jagung Bulog Rejang Lebong sepanjang 2026. Informasi ini sekaligus memberikan gambaran mengenai penyaluran komoditas jagung kepada peternak di wilayah setempat.(nz)






