Rejang Lebong – Publikpost.com – SMP Negeri 1 Curup menggelar Seminar Parenting yang dihadiri oleh para orang tua/wali murid sebagai upaya memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta mendukung keberhasilan akademik peserta didik. Kegiatan dilaksanakan di Aula SMPN 1 Curup, Jum’at, (24/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria Effendi, S.Pd., M.Pd., yang memberikan materi mengenai pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak di rumah, terutama di tengah tantangan perkembangan teknologi dan era digital saat ini.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 1 Curup, Rachmawati, S.Pd., M.Pd.Si., menyampaikan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah dan keluarga. Menurutnya, komunikasi yang baik antara guru dan orang tua menjadi kunci dalam membentuk karakter serta meningkatkan prestasi peserta didik.
“Kami berharap melalui Seminar Parenting ini terjalin kerja sama yang semakin erat antara sekolah dan orang tua. Anak-anak membutuhkan perhatian, pendampingan, serta pengawasan yang berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Jika kita berjalan bersama, insya Allah mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berprestasi,” ujar Rachmawati.
Rachmawati menjelaskan bahwa SMP Negeri 1 Curup menerapkan sistem pembinaan kedisiplinan melalui akumulasi poin pelanggaran yang telah disosialisasikan kepada seluruh siswa dan orang tua sejak awal tahun ajaran. Sistem tersebut bertujuan membentuk karakter peserta didik agar lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mematuhi tata tertib sekolah.
Menurutnya, apabila seorang siswa telah mencapai 100 persen akumulasi poin pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku, maka siswa tersebut akan dikenakan sanksi sesuai tata tertib sekolah, termasuk tidak dinaikkan ke jenjang kelas berikutnya setelah melalui proses evaluasi sesuai peraturan yang berlaku.
“Peraturan ini bukan untuk menghukum siswa, melainkan sebagai bentuk pembinaan karakter. Kami ingin membangun budaya disiplin dan tanggung jawab. Karena itu, dukungan orang tua sangat kami harapkan agar pembinaan yang dilakukan di sekolah dapat sejalan dengan pendampingan di rumah,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Seminar Parenting ini menjadi salah satu langkah evaluasi dan pembinaan setelah pada tahun ajaran ini terdapat 18 siswa yang tidak naik kelas. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pihak sekolah sehingga diperlukan kolaborasi yang lebih kuat antara guru dan orang tua untuk memberikan pendampingan kepada siswa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria Effendi, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi inisiatif SMP Negeri 1 Curup yang melibatkan orang tua dalam proses pendidikan melalui Seminar Parenting.
“Sekolah dan orang tua adalah mitra yang tidak dapat dipisahkan. Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di sekolah, tetapi juga oleh perhatian, pengawasan, dan pembinaan yang diberikan orang tua di rumah. Saya berharap komunikasi dan kolaborasi seperti ini terus diperkuat agar mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” kata Zakaria Effendi.
Selama seminar berlangsung, para orang tua mengikuti pemaparan materi dan sesi diskusi interaktif mengenai pola asuh remaja, pengawasan penggunaan gawai dan media sosial, pencegahan perundungan (bullying), serta pentingnya membangun komunikasi yang positif di lingkungan keluarga.
Dengan kegiatan ini, SMP Negeri 1 Curup berharap seluruh orang tua semakin memahami pentingnya keterlibatan dalam pendidikan anak, sekaligus mendukung penerapan tata tertib sekolah. Dengan sinergi yang kuat antara sekolah, keluarga, dan pemerintah, diharapkan peserta didik mampu meningkatkan disiplin, prestasi akademik, serta memiliki karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.(nz)






